Lembaga Transparency International Indonesia (TII) juga turut mengingatkan pentingnya peran masyarakat sipil dan media dalam mengawal kasus korupsi.
Kebebasan pers dan partisipasi masyarakat adalah instrumen vital dalam pencegahan dan penindakan korupsi. Upaya membungkam suara-suara kritis hanya akan memperburuk indeks persepsi korupsi Indonesia yang sudah memprihatinkan,” ujar Direktur TII, Rini Adiyanti, melalui keterangan tertulisnya.
Senada, lembaga antikorupsi dunia, Global Witness, menekankan bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah besar dalam memperkuat integritas sektor publik.
Kasus-kasus seperti ini harus menjadi pelajaran bahwa integritas dan tata kelola pemerintahan yang bersih adalah syarat mutlak bagi kemajuan ekonomi dan demokrasi Indonesia,” tegas perwakilan Global Witness Asia Tenggara, Michael Turner.
Tuntutan Tegas dari Masyarakat
Masyarakat Kalbar berharap agar aparat penegak hukum, mulai dari Kepolisian, Kejaksaan, hingga Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), segera turun tangan dan bertindak tegas.
“Ini momentum penting. Jangan biarkan rakyat terus dibohongi oleh manuver politik yang hanya menguntungkan segelintir orang. Kalau memang benar ada kerugian negara, proses hukum harus dijalankan secara terbuka dan tuntas,” ujar seorang tokoh masyarakat di Mempawah.
Masyarakat Kalbar juga meminta media tetap menjalankan fungsi kontrol sosial sesuai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
Jangan pernah mau dibungkam oleh para oknum. Kebebasan pers itu jelas dijamin undang-undang. Pers bukan alat untuk menutupi kejahatan korupsi, tapi menjadi garda terdepan untuk membongkar dan mengawal kebenaran,” pungkas sumber tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian maupun Kejaksaan terkait proses penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek BP2TD dan peningkatan jalan di Mempawah. Awak media terus berupaya mendapatkan konfirmasi dan klarifikasi dari pihak-pihak terkait, termasuk BPK RI dan pejabat Pemprov Kalbar.
Laporan Sumber : Adi NR Serat Seruan Masyarakat Kalbar












