16. Paket pekerjaan Rehabilitasi jalan Komando sebesar Rp.462.798,05
17. Paket pekerjaan Rehabilitasi Jalan Nusa Indah sebesar Rp.483.049,35
18. Paket pekerjaan Rehabilitasi Jalan Melanton Siregar Gg.Kp.Baru sebesar Rp.985.089,79
19. Paket pekerjaan Rehabilitasi Jalnlan Melanton Siregar Gg Nangka sebesar Rp.1.331.460,23
20. Paket pekerjaan Saluran pembuang Batu Permata Raya sebesar Rp.3.070.036,80
21. Paket pekerjaan Saluran Pembuang Drainase kel.Nagahuta sebesar Rp.13.411.817,43
22. Paket pekerjaan Pembangunan Drainase Jalan Handayani sebesar Rp.62.743.273,66
23. Paket pekerjaan Pembanguna Drainase Jalan Nagahuta sebesar Rp.11.963.024,52
24. Paket pekerjaan Rehabilitasi Irigasi Drainase kel.BP.Nauli sebesar Rp.5.914.955,58
Ratama saragih pengamat kebijakan publik dan anggaran sangat prihatin atas temuan BPK dimaksud, hingga 24 titik pekerjaan yang tak laik dimana pekerjaan dimaksud tidak memenuhi standart kontrak yang di tentukan sebagaimana diatur pada Pasal 78 ayat (3) hruf d dan e yang menyatakan “Dalam hal penyedia melakukan kesalahan dalam perhitungan jumlah/volume hasil pekerjaan berdasarkan hasil audit dan mennyerahkan barang /jasa yang kualitasnya tidak sesuai dengan kontrak penyedia dikenai sanksi Administratif berupa ganti kerugian dan denda.
Penyandang sertifikat “Aspek Hukum Dalam Pemeriksaan Keuangan Negara” ini mengingatkan kepada Kejaksaan Tinggi Propinsi Sunatera Utara agar segera menerbitkan Sprindilik , membongkar habis prakter korupsi di Dians PUTR P.Siantar.
Ditambakannya bahwa selain kurang volume 24 paket pembangunan fisik dimaksud ada lagi kekurangan volume pada Pembangunan Rumah Dinas sebesar Rp.16.697.646,23 dan Pembayaran biaya Langsung Personel Jasa Konsultansi Konstruksi atas 10 paket Pekerjaan sebesar Rp.134.969.594,00
Ditempat terpisah Sofiyan Purba Kepala Dinas PUTR Pematang Siantar di hubungi lewat telepon selulernya Rabu (1/10/2025) tak aktip alias Panggilan tak terjawab.
Berbeda dengan Wira Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dinas PUTR P.Siantar mengatakan kepada awak media Rabu (1/10/2025) “Pak Kadis lagi rapat bang di kantor”.
Wesly Silalahi Walikota Pematang Siantar di mintai konfirmasinya lewat Pesan Wathshapnya Selasa (30/9/2025) tak mau memberikan jawaban alias Bungkam seribu bahasa.
(Tim)












