Robert menegaskan bahwa HMI sebagai bagian dari elemen masyarakat sipil memiliki tanggung jawab moral untuk terus mengawal persoalan sosial dan penegakan hukum di daerah. Ia mengatakan kritik dan kontrol publik merupakan bagian penting dalam memastikan institusi kepolisian menjalankan tugasnya secara profesional.
Ia pun meminta Kapolres Simalungun tidak alergi terhadap kritik serta menjadikan masukan dari masyarakat dan mahasiswa sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja kepolisian.
“Ini bukan persoalan mencari kesalahan aparat. Ini bentuk kontrol sosial. Kami ingin melihat wilayah hukum Simalungun benar-benar bersih dari perjudian dan narkoba. Karena itu, kami menantang Kapolres Simalungun untuk membuktikan komitmennya kepada masyarakat,” pungkas Robert.
Robert berharap pemberantasan perjudian dan narkoba tidak hanya menjadi agenda sesaat, tetapi menjadi program berkelanjutan dengan langkah penindakan, pencegahan, serta edukasi kepada masyarakat.
Laporan AG












