Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Cukong PETI Boyan Tanjung Diduga Dilindungi Oknum, Hina Wartawan dan Tantang Penegak Hukum

×

Cukong PETI Boyan Tanjung Diduga Dilindungi Oknum, Hina Wartawan dan Tantang Penegak Hukum

Sebarkan artikel ini

“Wartawan itu nggak ada gunanya, mau lapor-lapor saya nggak peduli dan nggak takut,” ucap H.JV dalam pesan suara yang diterima redaksi.

H.JV juga membantah adanya temuan puluhan drum berisi solar subsidi di jalur menuju lokasi tambang. Namun, ia kembali menyudutkan awak media dengan pernyataan bahwa wartawan tetap melaporkan dirinya meskipun sudah diberi uang.

Pernyataan H.JV tersebut memicu kemarahan sejumlah kalangan jurnalis dan aktivis media. Mereka menilai ucapan itu tidak hanya menghina profesi wartawan, tetapi juga mencerminkan adanya dugaan perlindungan oleh oknum aparat terhadap praktik PETI di wilayah tersebut.

“Jika benar H.JV telah menyuap oknum wartawan, kami minta tunjukkan siapa saja. Jangan jadikan fitnah sebagai tameng kejahatan,” ujar salah satu jurnalis lokal.

Baca Juga  Polres Metro Jakarta Barat Bersama Forkopimko Jakarta Barat Gelar Simulasi Pengamanan Kota Untuk Antisipasi Pilkada 2024

Mereka juga mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera memerintahkan Kapolri agar menangkap H.JV. Bila tidak ada tindakan konkret dari Mabes Polri, desakan agar Presiden mengevaluasi Kapolda Kalbar dan bahkan mencopot Kapolri pun mengemuka.

Hingga berita ini diterbitkan pada 23 Mei 2025, aktivitas tambang emas ilegal di Boyan Tanjung masih terus menjadi sorotan. Masyarakat berharap penegakan hukum tidak tebang pilih dan mampu memutus rantai praktik tambang ilegal yang diduga melibatkan cukong besar dan oknum aparat.

Sumber : Kordinator Tim Hukum & Lingkungan Lidik Krimsus RI Rabudin M.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *