Selain aspek fisik, pangulu tersebut ajuga menjelaskan berbagai pelayanan yang telah berjalan, seperti administrasi kependudukan, pengurusan surat-menyurat, pelayanan sosial kemasyarakatan, serta program pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan secara berkelanjutan.
Menanggapi papar tersebut Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih menilai kantor pangulu memiliki peran strategis sebagai garda terdepan pelayanan langsung kepada masyarakat dan motor penggerak pembangunan di tingkat nagori.
Bupati menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan publik harus menjadi prioritas utama, karena pelayanan yang cepat, transparan, dan responsif akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Pemerintah nagori adalah ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pelayanan harus terus dioptimalkan, ditingkatkan kualitasnya, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat agar setiap program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Bupati juga mengapresiasi kehadiran unsur Forkopimca, aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang menunjukkan soliditas dalam menjaga stabilitas wilayah serta mendukung program pemerintah.
Kunjungan kerja ini bukan hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ruang dialog terbuka antara pemimpin daerah dan masyarakat.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, masyarakat Nagori Maligas Tongah menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kebutuhan pembangunan infrastruktur, peningkatan fasilitas pelayanan publik, hingga penguatan kegiatan keagamaan dan kepemudaan.
Bupati, menyambut baik setiap aspirasi dan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Simalungun untuk terus hadir di tengah masyarkat.
Laporan anton garingging












