Menurut Rizal, Kabupaten Simalungun memiliki sumber daya pertanian yang sangat menjanjikan dan berpeluang besar untuk terus berkembang melalui peningkatan kualitas produk, nilai tambah, serta daya saing di pasar yang lebih luas.
“Kami melihat Kabupaten Simalungun memiliki potensi pertanian yang luar biasa. Produk-produk unggulan yang ditampilkan menunjukkan kualitas yang baik dan memiliki peluang besar untuk terus dikembangkan. Diperlukan sinergi yang kuat antara petani, pemerintah daerah, dan berbagai pihak terkait agar sektor pertanian semakin maju dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Rizal H. Damanik.
Ia juga berharap PENAS XVII dapat menjadi wadah bagi para petani dan pelaku usaha untuk memperluas jejaring, meningkatkan pengetahuan, serta membuka peluang investasi dan pengembangan sektor pertanian di masa mendatang.
Di kesempatan yang sama, Ketua KTNA Kabupaten Simalungun, Parlindungan Manalu, menyampaikan terima kasih atas dukungan serta perhatian yang diberikan Bupati Simalungun kepada kontingen KTNA selama mengikuti PENAS XVII.
“Kehadiran Bapak Bupati memberikan semangat dan motivasi baru bagi kami untuk berbuat yang terbaik serta membawa nama baik Kabupaten Simalungun pada ajang PENAS XVII di Gorontalo,” ungkap Parlindungan.
Melalui keikutsertaan dalam PENAS XVII, Kabupaten Simalungun berharap semakin dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, serta ekonomi kerakyatan berbasis UMKM.
Laporan AG












