Ia menjelaskan bahwa program ibadah rohani ini merupakan tindak lanjut dari masukan para tokoh agama yang menginginkan kesempatan untuk memperdalam iman melalui ibadah di tanah suci. Ini adalah bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah kepada para tokoh agama yang telah berperan penting menjaga keharmonisan dan toleransi di Kabupaten Samosir, tambahnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Vandiko juga berpesan agar seluruh peserta dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk, memperoleh pengalaman spiritual yang mendalam dan mendoakan seluruh masyarakat Samosir. Selamat menunaikan ibadah rohani ke tanah suci masing-masing. Semoga kembali dengan selamat dan membawa semangat iman serta ketakwaan yang semakin kuat untuk membangun Samosir yang sejahtera, harmonis dan penuh toleransi, tutupnya.
Kapolres Samosir AKBP Rina Fryllia mewakili Forkopimda juga mengapresiasi langkah Pemkab Samosir. Berangkat ibadah bukan hanya soal materi, tetapi kesempatan berharga yang diberikan oleh pemerintah. Semoga masyarakat Samosir tetap aman, damai, dan diberkati, ucapnya.
Program yang ditetapkan oleh Pemkab Samosir ini mendapat apresiasi dari tokoh lintas agama. Wakil Ketua MUI Kabupaten Samosir Hendra Manik menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada Bupati/Wabup dan jajaran Pemkab Samosir atas kepedulian terhadap tokoh agama. Kami menyampaikan salam takjub dan terima kasih kepada Bupati yang telah menjembatani umat Muslim untuk beribadah ke tanah suci. Semoga program ini menjadi jembatan kebersamaan yang kokoh dan dapat berlanjut di tahun-tahun berikutnya, ungkapnya.
Ketua FKUB JM. Sinaga juga menyampaikan rasa terima kasih dan berharap agar program serupa dapat terus dilaksanakan. Banyak tokoh agama yang berangan-angan untuk bisa ke tanah suci. Semoga perjalanan ini membawa berkat dan kita semua sehat kembali ke Samosir dengan sukacita, ujarnya.
Marlen s












