Ketua RT 05 tempat mess mahasiswa tersebut berada, Zainal, menyampaikan harapannya agar keberadaan mahasiswa di lingkungan tersebut dapat membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Ia menilai pentingnya adanya aturan yang jelas bagi mahasiswa yang tinggal di mess, serta perlunya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan masyarakat agar tercipta lingkungan yang tertib dan saling menghormati.
“Kami bersyukur bisa berkumpul dan berdiskusi bersama. Harapan kami mahasiswa yang tinggal di sini dapat saling mengenal, menjaga ketertiban, serta menghormati lingkungan sekitar. Jika ada aturan yang disepakati bersama tentu akan memudahkan kita semua dalam menjaga kenyamanan lingkungan,” ujar Zainal.
Ia juga mengusulkan agar pengelolaan mess mahasiswa dapat ditata lebih baik, serta adanya kesepakatan bersama terkait aturan tinggal di lingkungan tersebut.
Selain itu, ia berharap mahasiswa dapat berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan di lingkungan sekitar sehingga hubungan antara mahasiswa dan masyarakat dapat terjalin dengan baik.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Afni berharap Mess Mahasiswa Siak tidak hanya dimanfaatkan sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai ruang untuk berdiskusi, berkolaborasi, serta mengembangkan berbagai kegiatan positif bagi mahasiswa.
“Mess mahasiswa ini merupakan aset daerah yang disediakan untuk mendukung adik-adik dalam menempuh pendidikan. Kami berharap tempat ini dapat dimanfaatkan dengan baik, tidak hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga menjadi ruang diskusi dan kolaborasi bagi mahasiswa,” ungkapnya.
Dalam diskusi tersebut juga muncul sejumlah gagasan untuk meningkatkan pengelolaan mess mahasiswa, termasuk penerapan aturan bersama serta penguatan sistem pengawasan guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.
Di akhir pertemuan, Bupati Afni berharap komunikasi antara pemerintah daerah, mahasiswa, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai persoalan dapat dibahas bersama dan melahirkan solusi yang bermanfaat bagi semua pihak.
“Mahasiswa adalah generasi penerus daerah. Kami berharap adik-adik dapat terus belajar dengan baik, menjaga nama baik Kabupaten Siak, dan kelak kembali untuk berkontribusi membangun daerah,” tutupnya.
Parlindungan Tambunan












