“Begitu menerima laporan adanya kebakaran di kolam limbah PKS PTPN IV Dolok Ilir, kami langsung merespons dengan mengerahkan dua unit armada pemadam kebakaran ke lokasi. Penanganan dilakukan bersama pihak perusahaan hingga api berhasil dipadamkan,”ujarnya.
Menurutnya, kecepatan respons dan koordinasi yang baik menjadi kunci utama penanganan yang aman dan cepat, khususnya pada lokasi yang memiliki potensi menghasilkan gas atau material yang mudah terbakar.
Sementara itu, Asisten PKS Pabrik Dolok Ilir, Saiful Bahri, menjelaskan bahwa informasi mengenai kejadian ini pertama kali diterima dari Gismanto, petugas penjaga area limbah. “Setelah mendapat informasi adanya api di lokasi limbah, saya langsung mengumpulkan karyawan untuk melakukan upaya pemadaman awal guna mengendalikan kobaran api agar tidak meluas, sebelum selanjutnya kami bekerja sama dengan petugas BPBD hingga penanganan selesai sempurna,” ungkap Saiful.
Menyusul peristiwa ini, BPBD Kabupaten Simalungun juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat maupun pengelola usaha dan industri untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran.
Hal ini terutama berlaku bagi lokasi yang menyimpan bahan, limbah, maupun memiliki kondisi lingkungan yang berpotensi memicu kebakaran, apalagi saat cuaca sedang cenderung panas dan kering.
Laporan AG












