“Perempuan harus menjadi motor penggerak utama dalam memajukan perekonomian keluarga. Gula semut yang menjadi andalan daerah ini adalah kunci yang dapat membawa perubahan besar jika diolah, dikemas, dan dipasarkan dengan cara yang lebih baik dan profesional. Mari kita gali potensi ini sebaik-baiknya demi kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Selain membahas potensi ekonomi, Ny. Darmawaty juga memberikan arahan khusus kepada pemerintah nagori agar lebih cermat dan bijak dalam menggunakan Dana Desa yang telah dialokasikan.
Menurutnya, penggunaan anggaran tidak hanya difokuskan pada pembangunan fisik semata, tetapi sebagian besar perlu diprioritaskan untuk program-program yang bersifat memberdayakan masyarakat, seperti peningkatan peran perempuan, penguatan kelompok kerja dasawisma, serta penyelenggaraan pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi daerah.
Sinergi yang erat antara pemerintah nagori, TP PKK, dan seluruh perangkat daerah yang bertugas sebagai pembina diharapkan dapat mengubah citra Nagori Silou Huluan, dari wilayah yang selama ini dianggap tertinggal menjadi daerah percontohan yang dapat menjadi teladan bagi nagori-nagori lain di Kabupaten Simalungun.
Kehadiran berbagai kepala dinas dan instansi daerah dalam kegiatan ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah kabupaten dalam memberikan perhatian yang menyeluruh. Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, serta pimpinan dinas lainnya yang masing-masing membawa peran dan kontribusi untuk memajukan daerah ini.
Sebagai bentuk tindak nyata dari rangkaian pembinaan tersebut, kegiatan ditutup dengan penyerahan berbagai bantuan yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Dinas Pertanian menyerahkan bibit tanaman sayuran kepada warga binaan, guna mendukung program ketahanan pangan keluarga sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan pekarangan yang tersedia.
Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyerahkan secara simbolis dokumen kependudukan seperti Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak yang telah selesai diproses, agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan administrasi dengan mudah.
Dengan mengusung semangat “Nagori Maju, Simalungun Maju”, kegiatan ini diakhiri dengan kesepakatan bersama untuk terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berjenjang. Langkah-langkah ini akan terus dilakukan hingga Nagori Silou Huluan benar-benar berhasil mewujudkan cita-citanya, yaitu terciptanya lingkungan dan keluarga yang sehat, mandiri, dan sejahtera.
Laporan AG












