Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Berikan Pengamanan Progres Pembangunan Jembatan Pasca Longsor, Polsek Dolok Silau Dukung Pemulihan Infrastruktur Jalan Kabupaten

×

Berikan Pengamanan Progres Pembangunan Jembatan Pasca Longsor, Polsek Dolok Silau Dukung Pemulihan Infrastruktur Jalan Kabupaten

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Polisi Bersama Masyarakat menjadi misi utama Kepolisian Sektor (Polsek) Dolok Silau, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara untuk terus melakukan pengamanan dengan pengecekan dan monitoring terhadap progres pembangunan jembatan pengganti yang rusak akibat bencana tanah longsor. Kegiatan monitoring ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendampingi upaya pemulihan infrastruktur jalan yang merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat di Kecamatan Dolok Silau dan sekitarnya. Kehadiran Polri dalam pengecekan progres pembangunan menjadi bentuk nyata “Polisi Bersama Masyarakat” dalam menghadapi dampak bencana alam.

Hal tersebut dilaporkan Kapolsek Dolok Silau, AKP M. Nasir Daulay, S.H., melalui laporan resmi yang disampaikan kepada Kapolres Simalungun pada Rabu, 7 Oktober 2026. Dalam laporannya, Kapolsek menjelaskan bahwa kegiatan monitoring pembangunan jembatan merupakan bentuk partisipasi Polri dalam mendukung pemulihan dan rekonstruksi infrastruktur pasca bencana alam.

Baca Juga  Khitanan Massal sebanyak 150 Orang Ke IV Kolaborasi UBKM MU, BMH Dan RMMU Disambut Antusias Dan Rasa Bahagia ke Masyarakat

“Kami melaporkan kegiatan pengecekan progres pembangunan jembatan akibat tanah longsor di Desa Bangun Baru, Nagori Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silau sebagai bentuk dukungan Polri terhadap pemulihan infrastruktur jalan yang vital,” ujar AKP M. Nasir Daulay, S.H. dalam laporannya.

Kapolsek mengungkapkan, kegiatan pengecekan progres pembangunan dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2026, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, di Desa Bangun Baru, Nagori Marubun Lokkung, Kecamatan Dolok Silau, Kabupaten Simalungun. Lokasi ini merupakan jalan kabupaten yang menghubungkan Dolok Silau dengan Silau Kahean, sebuah ruas jalan strategis yang memiliki nilai penting bagi konektivitas wilayah.

“Pengecekan dilaksanakan di lokasi pembangunan jembatan, sebuah ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Dolok Silau dengan Silau Kahean,” ucap AKP M. Nasir Daulay menjelaskan lokasi dan pentingnya jalan tersebut.

Baca Juga  Satres Reskrim Polres Labuhanbatu Ungkap Kasus Narkotika Jenis Ganja

Kapolsek menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan pengecekan, personel Polsek didampingi langsung oleh aparat lokal yakni Gamot dan Kadus Desa Bangun Baru, Muliansen Purba, yang membantu memberikan informasi terkini mengenai progres pekerjaan pembangunan jembatan.

“Kami tiba di objek dan didampingi oleh Gamot dan Kadus setempat untuk melakukan pengecekan dan dokumentasi progres pembangunan,” ungkap Kapolsek.

Menyinggul latar belakang peristiwa, Kapolsek menjelaskan bahwa bencana tanah longsor yang merusak jembatan di lokasi ini pertama kali terjadi pada 27 November 2025. Saat itu, Bupati Simalungun berkunjung ke lokasi dan menjanjikan kepada masyarakat bahwa pembangunan akan selesai dalam waktu 4 bulan.

“Bencana tanah longsor yang menghancurkan jembatan terjadi pada 27 November 2025. Bupati saat itu menjanjikan pembangunan akan selesai dalam waktu 4 bulan,” ucap AKP M. Nasir Daulay merinci riwayat peristiwa.

Baca Juga  BISMA OKCF 2025 Siap Digelar, FORKI Sumut Dukung Penuh BISMA OKCF 2025

Namun, Kapolsek menyampaikan bahwa realisasi pekerjaan mengalami keterlambatan sebesar 4 bulan dari jadwal yang dijanjikan, sehingga total penyelesaian pembangunan menjadi mundur sekitar 8 bulan dari estimasi awal.

“Sayangnya, pekerjaan pembangunan mengalami keterlambatan 4 bulan dari jadwal yang dijanjikan Bupati,” ungkap Kapolsek.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *