Berdasarkan riset University of Oxford (2019), karyawan yang bahagia terbukti 13% lebih produktif, sementara Global Human Capital Trends (2020) menunjukkan bahwa karyawan dengan kualitas hidup yang baik cenderung lebih loyal dan memberikan pelayanan yang lebih baik.
“Seringkali energi negatif muncul karena kita terjebak pada masa lalu atau terlalu khawatir dengan masa depan. Padahal, yang paling penting adalah bagaimana kita hadir sepenuhnya di saat ini. Itulah yang disebut mindfulness. Dengan mengelola respon kita melalui konsep event + response = outcome, serta menerapkan metode 3R yaitu Relax, Release, dan Refocus, kita dapat mengarahkan pikiran menjadi lebih fokus dan menghasilkan outcome yang lebih positif,” jelas Tiko.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Tiko mengajak seluruh peserta untuk langsung mempraktikkan konsep 3R yang telah dipaparkan melalui sesi relaksasi terpandu. Dalam sesi ini, peserta diajak untuk menenangkan diri (relax), melepaskan beban pikiran (release), serta mengarahkan kembali fokus dan energi positif (reconnecting). Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pemberian afirmasi positif yang bertujuan memperkuat mental dan membangun kesadaran diri, sehingga peserta dapat mengimplementasikan nilai-nilai resilience, mindfulness, serta sikap adaptif dan tidak rapuh (anti fragile) secara nyata, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, Pelindo Multi Terminal berharap seluruh insan perusahaan dapat semakin resiliensi, mampu mengelola pikiran dan emosi dengan baik, serta menciptakan lingkungan kerja yang sehat, produktif, dan penuh energi positif yang berkelanjutan.
Pada kesempatan yang sama juga perusahaan menyerahkan penghargaan kepada sembilan purnabakti dari berbagai unit kerja sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi selama masa kerja. Penghargaan yang diberikan menjadi simbol penghormatan atas pengabdian para insan perusahaan yang telah memasuki masa purna tugas.
Laporan AG












