Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Beberapa BUMDES di kecamatan koto Kampar hulu tak sesuai harapan, sebagian BUMDES di desa hanya tinggal nama

×

Beberapa BUMDES di kecamatan koto Kampar hulu tak sesuai harapan, sebagian BUMDES di desa hanya tinggal nama

Sebarkan artikel ini

1. Keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM)
Banyak pengurus BUMDes di desa-desa ini tidak memiliki latar belakang atau pengalaman di bidang manajemen usaha. Mereka seringkali dipilih dari kalangan perangkat desa atau tim sukses kepala desa, dan bukan berdasarkan keahlian dan kemampuan bisnis.
2. Manajemen yang Lemah dan Kurang Transparan
Masalah manajemen yang lemah juga menjadi hambatan besar. Banyak BUMDes tidak memiliki standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, pembagian tugas yang tidak teratur, dan laporan keuangan yang tidak transparan.
3. Kurangnya Partisipasi Masyarakat
BUMDes seharusnya dikelola bersama dengan masyarakat, namun banyak desa, pengelolaan hanya dilakukan oleh segelintir orang, terutama perangkat desa. Masyarakat tidak dilibatkan dalam perencanaan, pelaksanaan, maupun pengawasan kegiatan BUMDes.
4. Ketergantungan pada Dana Desa.
Beberapa BUMDes hanya
mengandalkan modal dari Dana Desa atau bantuan pemerintah, tanpa upaya mencari pendapatan lain. Jika bantuan dihentikan atau berkurang, kegiatan usaha pun ikut berhenti.
5. Kurangnya Pembinaan dan Pengawasan
Pemerintah daerah dan kecamatan memiliki peran penting dalam pembinaan dan pengawasan BUMDes. Namun di kecamatan koto Kampar Hulu, pembinaan yang diberikan seringkali tidak cukup dan tidak berkelanjutan. Pengawasan juga kurang ketat, sehingga memungkinkan penyalahgunaan.

Baca Juga  Fariz Syahputra, Jadi Atlet Drumband Sumut Terinspirasi Dari Ayahnya Hingga Sukses Berprestasi PON XXI

Dalam Upaya yang Perlu Dilakukan
Untuk mengatasi masalah ini, perlu dilakukan upaya dari berbagai pihak baik pemerintah kecamatan maupun desa itu sendiri.
Dan Camat koto Kampar hulu Ahmab begab menghimbau kepada pengurus BUMDES seluruh desa agar bisa menghidupkan kembali kegiatan BUMDES seperti ya kita harapkan .ungkapya…..

Tunut. P

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *