Hal ini terlihat dari rangkaian kegiatan safari dakwa PON dan pertemuan dengan para kepala-kepala desa di Kabupaten Tapanuli Tengah dan berbagai kegiatan lainnya yang dikemas afik untuk tujuan tertentu, sebut saja perlaksanaan pertandingan dengan mengatasnamakan KOPRI dimana mantan Walikota Medan tersebut selalu hadir, menunjukkan bahwa perhatian Pj Gubsu dan Pj/Pjs Bupati/Walikota saat ini lebih pada pemenangan beliau, bukan untuk mengatasi permasalahan di Sumatera Utara, apalagi menyelesaikan masalah deflasi saat ini.
Antony Sinaga, sebagai salah satu tokoh masyarakat terus menyoroti Dinasti Politik yang terjadi saat ini di Sumatera Utara, dimana menurut beliau Cawe-cawe Dinasti Politik yang dilakukan Pj Gubsu dan para Pj/Pjs Bupati/Walikota terjadi secara terstruktur, sistematif dan massif untuk memenangkan mantan Walikota Medan tersebut. Dan menurut Antony Sinaga, hal tersebut tidak pantas untuk terus dipertontonkan oleh Pj Gubsu dan para Pj/Pjs Bupati/Walikota.
Oleh karena itu dirinya lebih banyak berharap bahwa Bakal Calon Gubsu Bapak Edi Rahmayadi yang telah berpengalaman memimpin Sumatera Utara selama 5 tahun ini yang mampu merumuskan dan menjalankan strategi mengatasi deflasi di Sumatera Utara saat ini, karena selama menjabat Edy Rahmayadi telah membuktikan mampu menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di Sumatera Utara, tutupnya.












