Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Bupati Afni Dorong Penguatan Pangan Lokal dari Hulu ke Hilir, Bidik Peluang di Program MBG

×

Bupati Afni Dorong Penguatan Pangan Lokal dari Hulu ke Hilir, Bidik Peluang di Program MBG

Sebarkan artikel ini

SIAK – Dewanusantaranews.com – Bupati Siak Afni Zulkifli mendorong penguatan pangan lokal dari hulu hingga hilir agar tidak sekadar menjadi produk olahan rumah tangga, tetapi mampu menciptakan rantai ekonomi yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Salah satu peluang yang ingin dikembangkan adalah memasukkan produk pangan lokal ke dalam rantai pasok Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan demikian, program pemenuhan gizi nasional tersebut diharapkan sekaligus membuka pasar bagi produk pangan masyarakat dan menggerakkan ekonomi daerah.

Hal itu disampaikan Afni saat membuka Festival Pangan Lokal dan Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) tingkat Kabupaten Siak di Halaman Siak Bermadah, Kamis (5/11). Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPPP) bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Siak.

Baca Juga  Polres Tebing Tinggi Subuh Keliling di Masjid Ubudiyah, Sampaikan Pesan Kamtibmas

Afni mengapresiasi kreativitas TP PKK dari 14 kecamatan yang menghadirkan beragam inovasi olahan pangan berbasis potensi lokal. Menurut dia, keberagaman menu B2SA dapat menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, mulai dari anak-anak, ibu hamil hingga lanjut usia.

Namun, Afni mengingatkan bahwa pengembangan pangan lokal tidak boleh berhenti pada inovasi menu dan proses penyajian. Pemerintah daerah perlu memikirkan ketersediaan bahan baku, produksi, distribusi hingga penyerapan produk agar manfaat ekonominya dirasakan masyarakat secara luas.

“Nilai ekonominya bukan hanya pada suapan yang masuk ke mulut, melainkan bagaimana rantai pasok ini berjalan. Kalau mulai dari hulunya kita pikirkan, baru muncul kata sejahtera,” ujar Afni, Jum’at (6/11/2026).

Baca Juga  Polres Bengkalis Ringkus Tiga Orang Diduga Sebagai Bandar Sabu

Ia menegaskan, penguatan ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. DKPPP, TP PKK, camat hingga penghulu diminta mengambil peran agar potensi pangan lokal dapat dikelola secara berkelanjutan.

Afni juga membuka peluang agar berbagai menu hasil inovasi masyarakat dapat menjadi alternatif sajian di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), sebagai pelaksana layanan program MBG.

Menurut dia, pemanfaatan bahan pangan lokal dalam program tersebut dapat memberikan dua manfaat sekaligus, yakni meningkatkan kualitas konsumsi masyarakat dan memperluas pasar bagi produk pangan daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *