Simalungun – Dewanusantaranews.com – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., turut hadir menyaksikan langsung gelaran Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar secara komprehensif di Mapolda Sumatera Utara, Medan, pada Jumat, 24 April 2026. Kehadiran Kapolres Simalungun dalam kegiatan strategis berskala besar tersebut menegaskan komitmen penuh Polres Simalungun sebagai bagian integral dari jajaran Polda Sumatera Utara dalam membangun institusi Polri yang profesional, berintegritas, dan humanis dalam melayani masyarakat.
Demikian disampaikan Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Jumat, 24 April 2026, sekira pukul 22.32 WIB. Ia menjelaskan bahwa keikutsertaan Kapolres Simalungun dalam forum simulasi pengamanan kota ini merupakan bentuk nyata dukungan satuan kewilayahan terhadap program peningkatan kapasitas dan kesiapsiagaan Polda Sumatera Utara dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan di wilayah Sumatera Utara.
Simulasi Sispamkota yang digelar di Mapolda Sumut ini menjadi gambaran menyeluruh kesiapan jajaran kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, mulai dari aksi unjuk rasa hingga situasi darurat berisiko tinggi. Kegiatan tersebut mendapat perhatian langsung dari Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, yang menilai simulasi berjalan terstruktur dan mencerminkan kesiapan nyata personel di lapangan.
“Latihan ini bukan sekadar formalitas. Saya melihat langsung bagaimana kesiapan itu dibangun dari proses latihan yang konsisten, dan hari ini ditampilkan dengan sangat baik,” ujar Kapolda Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto di hadapan seluruh peserta.
Dalam simulasi tersebut diperagakan berbagai tahapan penanganan situasi kontinjensi secara komprehensif, mulai dari tahap awal pengamanan, peningkatan eskalasi massa dari kondisi hijau, kuning, hingga merah, penanganan kerusuhan dan penjarahan, penyanderaan, hingga penjinakan bahan peledak. Setiap skenario dijalankan dengan disiplin tinggi dan koordinasi yang solid antar satuan.
Kapolda menegaskan bahwa kemampuan tersebut merupakan indikator penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perkotaan yang dinamis seperti Medan.
“Dengan latihan seperti ini, saya yakin kesiapan personel kita semakin matang dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan,” katanya penuh keyakinan.
Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Sonny Irawan turut menjelaskan bahwa pelaksanaan Sispamkota merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor. Ia mengungkapkan bahwa selain simulasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan Apel Akbar Sabuk Kamtibmas yang melibatkan sekitar 1.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat.












