Ia menambahkan, “LCAF 3 ini kami juga menghadirkan seniman dari luar Kalbar yaitu Pulau Sumatera, Sulawesi, Jogja, dan Kaltim. Sebagai bukti untuk menguatkan rasa kepemilikan dan kebanggaan terhadap kebudayaan lokal sebagai bagian dari identitas diri dan bangsa. Serta memperkaya keberagaman lintas daerah untuk menjaga kekayaan dan keunikan budaya di masing-masing daerah agar tidak terkikis oleh pengaruh globalisasi dan modernisasi baik dari kalangan masyarakat setempat pada khususnya maupun di kalangan masyarakat luas pada umumnya.”
Yeri juga menyampaikan terima kasih kepada semua panitia dan pihak sponsor. “Ini bukti bahwa budaya adalah akar kita, dan festival ini memperkuatnya,” tutupnya.
LCAF #3 2025 berhasil menyajikan beragam kegiatan, mulai dari workshop kesenian Karungut, diskusi sastra, lomba puisi, tari berpasangan, sape grup, hingga malam puncak dengan penampilan seniman lintas pulau. Acara ini didukung oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kubu Raya, serta komunitas seni lokal, dan diharapkan menjadi agenda tahunan yang semakin memperkaya khazanah budaya Indonesia.












