Tim saat ini masih melakukan rangkaian penyelidikan untuk mengungkap pelaku. “Kami masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Kami akan cari tahu siapa pelakunya, bagaimana mereka mengangkut pintu besi yang berat ini, dan kenapa mereka membuang di pinggir jalan. Kami yakin akan segera mengungkap pelaku,” kata AIPTU Charles dengan optimis.
“Kami juga akan lakukan olah TKP di lokasi pencurian dan di lokasi penemuan. Kami akan cari jejak, sidik jari, atau bukti lain yang bisa mengarah kepada pelaku. Tidak ada kejahatan yang sempurna,” tambah AIPDA G. Tampubolon.
Ketiga pintu besi kini sudah diamankan di Polsek Perdagangan. “Saat ini ketiga pintu besi warna hijau sudah diamankan di Polsek Perdagangan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Kami akan proses sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ungkap Kapolsek Perdagangan.
Warga yang melaporkan via WhatsApp memberikan testimoni. “Saya cuma iseng kirim foto pintu besi yang saya lihat di pinggir jalan ke WhatsApp Polsek. Saya tidak nyangka responnya begitu cepat. Tidak sampai 1 jam polisi sudah datang dan amankan barang bukti. Luar biasa!” ungkap warga dengan kagum.
Edi Cendana, korban pencurian, yang dihubungi juga memberikan komentar. “Saya sangat senang 3 dari 4 pintu besi saya ditemukan. Saya berterima kasih kepada warga yang melaporkan dan kepada Polsek Perdagangan yang cepat tanggap. Semoga 1 pintu lagi juga segera ketemu dan pelakunya ditangkap,” ungkap Edi dengan lega.
Kasi Humas mengapresiasi kepercayaan masyarakat. “Kami mengapresiasi warga yang melaporkan penemuan pintu besi melalui WhatsApp. Ini adalah bentuk kepercayaan masyarakat kepada Polri. Kami juga mengapresiasi kerja cepat tim Reskrim Polsek Perdagangan yang langsung merespons dan mengamankan barang bukti,” ungkap AKP Verry.
“Ini adalah contoh bagaimana teknologi memudahkan masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan. Pelaporan via WhatsApp, media sosial, atau telepon sangat kami hargai dan akan selalu kami respons dengan cepat,” tambah Kasi Humas menekankan pentingnya pelaporan.
Kapolsek Perdagangan menegaskan komitmen mengungkap kasus. “Kami tidak akan berhenti sampai pelaku tertangkap dan pintu besi keempat ditemukan. Kami akan terus melakukan penyelidikan dan pengejaran. Pelaku pasti kami tangkap,” kata IPTU Patar Banjarnahor dengan tegas.
Di akhir keterangannya, Kasi Humas mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi. “Kepada seluruh masyarakat Simalungun: jangan ragu untuk melaporkan setiap penemuan atau kejadian mencurigakan kepada polisi, baik melalui telepon, WhatsApp, atau datang langsung ke kantor polisi. Laporan Anda sangat berharga untuk mengungkap kejahatan dan menangkap pelaku. Mari bersama-sama ciptakan Simalungun yang aman!” pungkas AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan harapan masyarakat makin aktif melaporkan kejahatan dan Polres Simalungun terus responsif dalam melayani masyarakat.
Laporan anton garingging












