Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Wabup Syamsurizal Serahkan Dua Unit Mesin Panen Padi Dorong Produktivitas Petani Siak

×

Wabup Syamsurizal Serahkan Dua Unit Mesin Panen Padi Dorong Produktivitas Petani Siak

Sebarkan artikel ini

Siak – Dewanusantaranews.com – Wakil Bupati Siak Syamsurizal menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bungaraya yaitu Gapoktan Sumber Rejeki Binaan Brigif TP-89 GG Kampung Bungaraya dan Brigade Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak.

Dua unit Alsintan jenis Combine Harvester atau (mesin panen padi modern) Harfia 110 Max itu, merupakan bantuan Kementerian Pertanian yang diserahkan kepada Dinas Pertanian Pemkab Siak untuk mendukung meningkatkan produktivitas, serta mempercepat waktu olah tanah dan panen padi.

Wabup Syamsurizal, menyampaikan apresiasi atas dukungan Kementerian Pertanian yang terus mendorong penggunaan alsintan modern di daerah. Menurutnya, keberadaan alat panen seperti combine harvester akan sangat membantu petani dalam meningkatkan efisiensi kerja di lapangan.

Baca Juga  Prof Dr Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional Minta Kapolri Intruksikan Kapolda Jateng Sidik Kasus Rokok Ilegal Cilacap !!!

“Bantuan ini tentu sangat bermanfaat bagi petani. Kita berharap pemanfaatannya bisa maksimal, sehingga proses panen lebih cepat, efisien, dan hasil pertanian semakin meningkat, tentu ini juga menjadi bagian dari upaya kita bersama dalam mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Wabup Syamsurizal, saat menyerahkan bantuan di Halaman Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Komplek Perkantoran Sei Betung, Kecamatan Siak, Kamis (9/4/2026).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kabupaten Siak, Kaharuddin, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil usulan dari Dinas, kepada Kementerian Pertanian dalam rangka mendukung kebutuhan alsintan di Kabupaten Siak.

Bantuan combine harvester Harfia 110 Max ini bersumber dari dana APBN Tahun Anggaran 2026, dengan estimasi biaya per unit lebih kurang sekitar Rp 500 juta. Alat modern ini kini mulai dioperasikan untuk mempermudah proses panen, mengurangi beban kerja petani, dan memastikan hasil panen lebih optimal di Kabupaten Siak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *