“Langkah ini tidak boleh berhenti di sini saja. Kita harus meningkatkan kemampuan kita dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan, untuk itu kita terus meningkatkan keterampilan dan di dukung sarana prasarana yang baik agar mudahkan dalam pekerjaan,” kata dia.
Syamri Kardo, Asisten Sustainability PT KTU mengatakan, pihaknya melakukan berbagai upaya pencegahan mulai dari pembinaan Masyarakat Peduli Api (MPA), pemantauan wilayah, hingga kesiapan regu pemadam. Setiap MPA yang dibina beranggotakan lima orang yang telah mendapatkan sosialisasi dan dilibatkan dalam patroli bersama.
“Untuk MPA, masing-masing ada lima orang. Kita sudah lakukan sosialisasi dan pernah juga melakukan patroli bersama. Untuk kegiatan MPA sendiri kita berkolaborasi agar mereka siap kapan saja dalam penanganan karhutla,” ungkapnya.
Dalam mendukung deteksi dini, PT KTU saat ini memiliki lima menara pantau api yang digunakan untuk memantau kondisi wilayah. Petugas yang berjaga melakukan pemantauan secara berkala terhadap potensi munculnya titik panas (hotspot) maupun titik api (fire spot).
“Pemantauan api kami menggunakan lima menara pantau setinggi sekitar 25 meter. Ada petugas yang piket dan memantau setiap jam. Hotspot kita pantau terus, serta kita di Kecamatan Koto Gasib ini kita saling update informasi dengan pak camat juga. Misalnya seandainya kendalanya sudah skala nasional, kita siap nanti, sama manggala Agni kami juga lakukan koordinasi,” ujarnya.
Selain sistem pemantauan, PT KTU juga memiliki tiga regu pemadam kebakaran yang berjumlah 45 personel dalam satu regu yang selalu siaga untuk pencegahan dan pengendalian karhutla. Regu tersebut didukung berbagai sarana penunjang, di antaranya dua unit mobil pemadam kebakaran, kendaraan patroli, pompa portabel berdaya 5 horsepower (HP), pompa induk 25 horsepower (HP), serta peralatan pendukung lainnya.
Untuk memperkuat pemantauan, PT KTU juga menggunakan Dashboard Lancang Kuning Polda Riau dalam melihat perkembangan hotspot dan fire spot. Informasi tersebut menjadi pedoman petugas untuk melakukan pengecekan langsung (ground check) ke lapangan apabila ditemukan indikasi kebakaran.
Parlindungan Tambunan












