“Kami prihatin karena pengangguran ini menyangkut masa depan anak cucu kita. Mereka membutuhkan pekerjaan dan penghasilan yang layak. Kami mohon pemerintah Kabupaten Siak mencari solusi bersama untuk mengatasinya,” ujarnya.
Wabup Syamsurizal menjelaskan bahwa Pemkab Siak telah melakukan koordinasi dengan perusahaan terkait ketenagakerjaan, membahas prioritas tenaga kerja putra-putri daerah, serta berkoordinasi dengan CSR perusahaan dan Baznas agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Kami sudah melakukan pertemuan dengan pelaku usaha di Kabupaten Siak agar tenaga kerja lebih memprioritaskan anak-anak Siak. Selain itu, CSR dan Baznas diupayakan agar bantuan tepat sasaran dan tidak hanya diterima oleh sebagian orang,” kata dia.
Wabup menegaskan bahwa semua masukan dari masyarakat dan stakeholder akan dicatat dan menjadi bahan evaluasi. Beberapa masukan teknis akan dibahas lebih lanjut dengan OPD terkait.
Ia juga meminta dukungan seluruh pihak agar kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan pembangunan berjalan lancar.
“Kami mohon Camat dan OPD bersama-sama berupaya agar PAD meningkat agar pembangunan Kabupaten Siak ke depan dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, Wabup turut menyampaikan bahwa ada 17 program daerah yang diselaraskan dengan program nasional, mulai dari penyediaan ketahanan pangan, pemberdayaan perempuan dan pemuda, peningkatan layanan kesehatan.
Seragam sekolah gratis, peningkatan kesejahteraan guru dan Tendik, penguatan otonom dan ekonomi desa secara terpadu, perluasan kesempatan dan penyerapan tenaga kerja, hingga pemberdayaan UMKM secara digital dan kolaboratif.
Parlindungan Tambunan












