“Program pertama adalah percepatan penurunan stunting melalui kemitraan dengan 67 posyandu di 28 desa pada tujuh kecamatan. Program kedua adalah peningkatan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan Ibu dan Anak yang bermitra dengan lima puskesmas,” jelas Ferdinand.
Ia menyebut, program tersebut direncanakan berjalan hingga tahun 2030 agar dampak yang diharapkan dapat tercapai secara optimal.
“Sepanjang tahun 2025, PT RAPP telah melaksanakan penguatan 67 posyandu melalui peningkatan kapasitas kader, pemberian makanan tambahan,” kata dia.
“Termasuk juga, penyuluhan bagi balita dan ibu hamil sebanyak 7.385 paket, PMT pemulihan untuk 25 bayi, penyuluhan kesehatan di 28 desa, serta program rumah anak sigap,” tambahnya.
Memasuki tahun 2026, PT RAPP tetap memprioritaskan program percepatan penurunan stunting di 28 desa serta peningkatan pelayanan puskesmas sesuai standar pelayanan minimal kesehatan ibu dan anak.
Parlindungan Tambunan












