Ny. Darmawati menegaskan bahwa TP-PKK dan BKMT adalah dua kekuatan besar yang saling melengkapi dan tidak dapat dipisahkan. “Jika TP-PKK bergerak dalam pemberdayaan keluarga di bidang kesehatan, ekonomi, dan lingkungan, maka BKMT hadir untuk memperkokoh pondasi rohani dan iman keluarga,” ujarnya.
“Apabila kedua gerakan ini berjalan beriringan, Insya Allah kita akan mampu mewujudkan keluarga yang sejahtera, mandiri, dan bertakwa di seluruh Kabupaten Simalungun,” tambahnya dengan penuh keyakinan.
Lebih lanjut, Ny Darmawati mengajak seluruh elemen untuk terus mempererat sinergi, dan menyarankan agar majelis taklim dapat menjadi mitra strategis Posyandu dalam upaya menekan angka stunting, serta menjadi sarana efektif untuk mensosialisasikan bahaya pernikahan dini, bahaya narkoba, dan pentingnya pola asuh anak yang tepat di era digital saat ini.
“Dari Kota Wisata Parapat ini, mari kita bangun bersama gerakan keluarga tangguh demi masa depan Simalungun yang lebih baik dan gemilang,” ajaknya.
Ny Darmawati berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti sebagai acara seremonial semata, tetapi dapat menjadi energi baru bagi seluruh pengurus dan anggota untuk terus bergerak, mengabdi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang penuh hikmah yang disampaikan oleh Ustazah Siti Mariam Sahar, S.Ag. Turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut Ketua Wilayah BKMT Sumatera Utara Dra. Hj. Rosmawati Harahap beserta rombongan, unsur Forkopimca Kecamatan Girsang Sipanganbolon, serta ratusan jamaah yang hadir dengan antusias.
Laporan AG












