“Perkembangan teknologi informasi menuntut insan penerangan untuk terus meningkatkan kompetensi. Insan penerangan harus mampu beradaptasi dengan perubahan, menguasai teknologi digital, serta menghasilkan konten yang informatif, edukatif, dan membangun citra positif institusi,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan narasumber dari Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat dengan materi meliputi penulisan jurnalistik, fotografi, videografi, hingga pengembangan konten media sosial.
Melalui materi tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis sekaligus kreativitas dalam mendukung publikasi dan penyebarluasan informasi positif di lingkungan Bekang TNI AD.
Sebanyak 18 personel penerangan dari berbagai satuan jajaran Bekang TNI AD mengikuti pelatihan ini. Selama kegiatan, para peserta memperoleh pembekalan teori dan praktik guna memperkuat kemampuan produksi konten digital yang relevan dengan perkembangan media komunikasi saat ini.
Melalui penyelenggaraan Bimtekprofpen TA 2026, diharapkan semakin memperkuat penerangan di jajaran Bekang TNI AD yang semakin profesional, inovatif, dan adaptif, sehingga mampu mendukung pelaksanaan tugas pokok Bekang TNI AD sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI Angkatan Darat. (Pen-Pusbekangad)












