Namun, penggeledahan tidak membuahkan hasil. “Hasil penggeledahan tidak ditemukan barang bukti dan diduga pelaku Jekut sudah melarikan diri. Mungkin dia sudah tahu ada penangkapan terhadap anak buahnya. Tapi kami tidak akan berhenti. Kami akan terus kejar sampai dapat,” ungkap IPDA Hot dengan tekad bulat.
MPH dan HAN, keduanya warga Jalan Kenari Nagori Nusa Harapan, Kecamatan Siantar, kini ditahan. “Kedua tersangka saat ini diamankan di Polsek Bangun. Kami sudah terbitkan Laporan Polisi, terbitkan Minuta Penyidikan, laksanakan gelar perkara, dan akan segera proses ke Jaksa Penuntut Umum,” kata Kapolsek.
“Mereka akan dijerat dengan pasal pengedaran narkotika. Dengan barang bukti 4,6 gram sabu dan uang hasil penjualan hampir Rp900.000, ancaman hukumannya bisa 10-15 tahun penjara. Ini bukan main-main,” tambah AKP Hengky memberikan peringatan.
Warung tuak eks lokalisasi yang jadi tempat transaksi juga akan kami awasi ketat. “Eks lokalisasi Bukit Maraja memang sering jadi sarang kejahatan: prostitusi, perjudian, narkoba. Kami akan tingkatkan patroli dan pengawasan di area ini. Tidak akan kami biarkan tempat ini jadi surga kriminalitas,” kata Kapolsek dengan tegas.
Masyarakat yang melaporkan memberikan testimoni. “Kami sudah lama curiga ada transaksi narkoba di warung tuak itu. Kami lapor ke Polsek Bangun dan responnya sangat cepat. Tidak sampai 6 jam, pelaku sudah ditangkap. Luar biasa!” ungkap warga dengan kagum.
Pangulu Nagori Marihat Bukit juga memberikan apresiasi. “Kami sangat mendukung tindakan tegas Polsek Bangun. Narkoba adalah musuh bersama yang harus diberantas. Kami akan terus bekerja sama dengan polisi untuk membersihkan nagori kami dari narkoba,” kata Pangulu.
Kasi Humas menegaskan komitmen tidak pandang bulu. “Tindakan tegas Polsek Bangun tidak pandang bulu. Siapapun yang terlibat narkoba akan ditindak dengan tegas. Tidak ada istimewa, tidak ada pengecualian. Hukum berlaku untuk semua,” ungkap AKP Verry.
Di akhir keterangannya, Kasi Humas memberikan pesan keras. “Kepada Jekut dan semua pengedar narkoba di Simalungun: jangan merasa aman! Polsek Bangun dan seluruh jajaran Polres Simalungun akan terus memburu kalian sampai dapat. Menyerahlah sebelum kami tangkap paksa. Tidak ada tempat bagi pengedar narkoba di Simalungun!” pungkas AKP Verry Purba menutup keterangannya dengan peringatan keras kepada semua pengedar narkoba bahwa Polres Simalungun bertindak tegas, tidak pandang bulu, dan tidak akan pernah berhenti sampai Simalungun bersih dari narkoba.
Laporan anton garingging












