“Lima dari enam orang masuk ke dalam air, sementara satu orang bernama Riski Ramadan memilih tidak ikut mandi karena tidak bisa berenang dan bertugas memotret teman-temannya. Setelah berenang dan berfoto, mereka kemudian nekat melompat masuk ke sungai dari tepian yang lebih tinggi,” ungkap AIPDA Sujid menceritakan keterangan para saksi.
Musibah pun terjadi. Revi Ansyah pertama kali terlihat meminta tolong. Refi Febriansyah berusaha mendekat untuk menolong namun hampir ikut tenggelam dan terpaksa menyelamatkan diri ke tepian. Zikri Subekti kemudian mencoba menolong Revi Ansyah, namun kehabisan tenaga dan nafas hingga akhirnya keduanya tenggelam bersama. Teman-teman yang tersisa berupaya melempar pelepah sawit dan tali yang ditemukan dari seorang warga yang sedang mengangkut batu sungai, namun upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan keduanya.
“Ini adalah peringatan keras bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan saat beraktivitas di air, khususnya di sungai dengan arus dan kedalaman yang tidak terduga,” tegas AKP Verry Purba.
Pihak keluarga korban telah membuat surat pernyataan keberatan terhadap tindakan otopsi karena meyakini penyebab kematian adalah tenggelam. Pemeriksaan luar oleh Puskesmas Sorba Dolok telah dilakukan, dan seluruh proses administrasi kepolisian termasuk olah TKP bersama Tim Inafis, pencatatan keterangan saksi-saksi, serta pelaporan kepada atasan telah diselesaikan. Kejadian ini dikategorikan sebagai non-pidana.
Laporan AG












