“Kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk segera menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan pokok bagi masyarakat yang terdampak,” ujar Budiman.
Budiman juga mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan rawan banjir, untuk tetap waspada karena potensi hujan deras masih mungkin terjadi dalam waktu dekat.
“Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, dan instansi terkait terus memantau situasi, menanganinya, serta mempercepat pemulihan agar kondisi segera kembali normal,” pungkasnya.
Sementara itu, Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, didampingi Lurah Serbawalan Lasma Damanik dan Kapolsek Dolok Batu Nanggar, IPTU Rido V. Pakpahan menjelaskan bahwa banjir datang dengan sangat mendadak.
“Sekitar pukul 22.30 WIB air mulai naik, dan tepat pukul 23.00 WIB ketinggiannya sudah merendam puluhan rumah di Pasar Bawah Serbelawan,” ungkapnya.
Menurutnya, Banjir ini dipicu oleh curah hujan tinggi yang disertai kiriman air dari arah Kecamatan Tapian Dolok, khususnya kawasan Perkebunan Bridgestone, yang membuat debit Sungai Sikkam melonjak tajam.
Selain merusak pemukiman, arus kuat juga menghanyutkan empat unit sepeda motor, tiga di Simpang Pondok Batu Silangit, Jalan Medan–Siantar, dan satu di sekitar Jembatan Pondok Pelita. Hingga kini dua unit sudah ditemukan, sementara dua lainnya masih dicari karena arus sungai yang terus mengalir deras.
Laporan AG












