“Ibu tidak ada di ruangan. Saya hanya pekerja di bagian gas elpiji. Saya tidak tahu dimana dia,” ucapnya .
Awak media selanjutnya menghubungi via pesan singkat di WhatsApp di nomor 08216430 XXXX, dan dibalas, tetapi anehnya, belum sempat dibaca, ternyata pesan balasan itu langsung dihapus, serta memblokir kontak jurnalis.
Kini warga mendesak polres Simalungun turun dan memastikan situasi atas pengisian jeregen secara bebas.
Laporan AG












