“Kapolres Simalungun turut didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, sementara Bupati Simalungun diwakili oleh Asisten I Pemerintahan Albert Saragih, didampingi perwakilan Kajari, Danrindam, Dandim, Dandempom, dan sejumlah unsur Forkopimda lainnya,” kata AKP Verry Purba.
Ia menjelaskan, rangkaian acara pokok upacara meliputi penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, penurunan Sang Merah Putih oleh anggota Paskibraka Kabupaten Simalungun Tahun 2026, Andhika Bhayangkari, hingga penghormatan pasukan sebelum Inspektur Upacara meninggalkan lapangan.
“Penurunan bendera Merah Putih dilakukan oleh Theresia Karanita Munthe sebagai pembawa baki, sementara petugas pengibar bendera adalah Maikel Doanta Sitepu, Ibra Elkana Simamora, dan Jhian Mandala Wijaya, seluruhnya dari SMA Plus Efarina,” ujar AKP Verry Purba.
Kasi Humas menegaskan, ketelitian dan kesigapan yang ditunjukkan IPTU Ridho V. Pakpahan selama menjalankan tugas sebagai Perwira Upacara menjadi salah satu kunci kelancaran seluruh rangkaian aubade, sehingga upacara berlangsung khidmat dari awal hingga akhir.
“Sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat sekaligus profesional dalam menjalankan tugas kenegaraan seperti ini menjadi teladan bagi personel Polri lainnya. Kepedulian di lapangan saat bencana dan ketegasan dalam tugas seremonial menunjukkan totalitas pengabdian seorang Kapolsek,” pungkas AKP Verry Purba.
Ia menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan Aubade dan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih tersebut berakhir sekira pukul 18.00 WIB dalam keadaan aman dan terkendali, menandai berakhirnya seluruh rangkaian Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun.
(Red) Miss R












