Rokan Hulu //Riau | Dewanusantaranews.com – SKK Migas Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) mendatangi Rokan Hulu (Rohul) guna rapat bersama membahas potensi alam di Rohul dan rencana SKK Migas Sumbagut pada tahun 2024 ini. Kegiatatan Rapat dilaksanakan di Ruang Rapat Rumah Dinas Bupati Rohul, Selasa (30/01/2024).
Rapat dihadiri langsung oleh Bupati Rohul H.Sukiman, didampingi Asisten II Setdakab Rohul H.Ibnu Ulya, M.Si, Kepala Bappeda Yusmar, M.Si Serta Para Kepala OPD di Lingkungan Pemkab Rohul.
Dari SKK Migas Sumbagut dihadiri oleh Kepala Departemen Formalitas & Komunikasi SKK Migas Yanin Kholison, Manager HR & Business Support Friska Annisa, Manager Operations Fazli Ardiansyah dan 5 orang Staff lainnya, Selain itu perwakilan dari Dinas ESDM Provinsi Riau juga ikut hadir.
Rapat yang berlangsung 1 Jam lebih itu, diawali dengan pemaparan dari SKK Migas Sumbagut tentang dampak terhentinya Produksi Minyak yang berada di Kecamatan Pendalian IV Koto. Fazli Mengatakan bahwa produksi minyak di Pendalian sudah terhenti sejak 4 Januari 2024 dikarenakan Penampung Minyak Penuh, potensi minyak bumi 400 BBLS Per hari tidak dapat diangkut karena rusaknya akses jalan sepanjang 16 Km dari Desa Dayo ke GS Pendalian karena curah hujan yang tinggi.
Dampaknya adalah tidak tercapainya target minyak Nasional, berkurangnya penerimaan Negara serta pengaruh pada Jumlah Dana Bagi Hasil untuk daerah.












