Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Sigap! Polsek Silou Kahean Damaikan Kasus Penghadangan Siswa di Pardomuan Bandar Lewat Mediasi Kekeluargaan

×

Sigap! Polsek Silou Kahean Damaikan Kasus Penghadangan Siswa di Pardomuan Bandar Lewat Mediasi Kekeluargaan

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Personel Polsek Silou Kahean, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara, berhasil menuntaskan persoalan penghadangan sejumlah pelajar melalui jalur problem solving atau mediasi kekeluargaan. Penyelesaian damai ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam melayani masyarakat secara humanis dan berintegritas.

Hal tersebut disampaikan Kapolsek Silou Kahean AKP Edy Syahputra, S.H., M.H., saat dikonfirmasi awak media pada Senin, 24 Agustus 2026, sekira pukul 17.25 WIB.

Peristiwa yang menjadi latar belakang mediasi ini bermula pada Senin pagi, sekitar pukul 06.30 WIB. Empat orang pelajar, yakni Pricilia br Sipayung, Roby Damanik, Marcel Saragih, dan Okto Sipayung, tengah dalam perjalanan menuju sekolah. Saat melintas di Huta Pining, Nagori Pardomuan Bandar, Kecamatan Silou Kahean, perjalanan mereka mendadak dihentikan oleh seorang pria bernama Rafael Sipayung.

Baca Juga  SELAMAT HARI LAHIR PANCASILA 1 JUNI 2025

Rafael diketahui melarang para siswa untuk melintas dan menuntut warga Kampung Parapat Huluan, Nagori Simanabun, khususnya seorang pria bernama Kia Sipayung, agar datang menemuinya. Mendapat perlakuan tersebut, Pricilia yang merasa ketakutan segera menghubungi ayahnya, Robet Lingga Sipayung.

Robet bersama sejumlah warga sekitar kemudian bergegas menuju lokasi kejadian. Namun sesampainya di sana, Rafael sudah tidak berada di tempat. Merasa tidak terima atas aksi yang dinilai mengganggu kenyamanan dan keselamatan anak-anak mereka, para orang tua murid akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Silou Kahean untuk meminta penanganan.

Menindaklanjuti laporan warga tersebut, Kapolsek Silou Kahean AKP Edy Syahputra langsung memerintahkan Kanit Binmas Aipda J. Napitupulu bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Dodi Saragih untuk segera turun ke lokasi guna memediasi kedua belah pihak yang berselisih.

Baca Juga  Temui Warga Sei Suka Deras Polsek Indrapura Sampaikan Pesan Kamtibmas

Dalam keterangannya, AKP Edy Syahputra menegaskan pentingnya penanganan cepat terhadap potensi konflik sosial di tengah masyarakat, terlebih yang menyangkut hak dan kebebasan anak-anak untuk menempuh pendidikan.

“Begitu menerima laporan dari orang tua siswa, saya langsung menginstruksikan anggota untuk bergerak ke lapangan. Keselamatan dan kenyamanan anak-anak kita saat hendak menuntut ilmu adalah prioritas. Kami tidak ingin permasalahan antarsejawat atau antarwarga mengganggu aktivitas belajar mengajar,” ujar AKP Edy Syahputra.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *