Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Sandy, S.I.P., mengatakan pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan wujud nyata komitmen TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung bagi kehidupan warga. Menurutnya, Program Bakti TNI tidak hanya membangun sarana fisik, tetapi juga memulihkan akses yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat, memperkuat semangat gotong royong, serta mendukung pemerataan pembangunan hingga ke daerah terpencil.
Pembangunan jembatan ini diharapkan segera memulihkan konektivitas antara Desa Mazingo, Desa Ombolata Alasa, dan Desa Orahili sehingga mobilitas masyarakat kembali lancar, aktivitas perekonomian meningkat, serta akses pendidikan dan pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah.
Sumber: Pendam I/BB












