Jemaat gereja menyambut baik kehadiran Satgas Pamtas yang tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga peduli terhadap kesejahteraan rohani masyarakat. Pendeta GMIT, Pdt. Elisabet Neno, menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini. “Kami merasa sangat diberkati atas perhatian dari Satgas Pamtas. Alkitab yang dibagikan sangat berarti bagi kami, terutama untuk jemaat yang membutuhkan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Satgas Pamtas RI-RDTL tidak hanya menjalankan tugas pengamanan perbatasan, tetapi juga memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui pendekatan kemanusiaan dan spiritual. Semangat kebersamaan dan kepedulian ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keutuhan wilayah dan kedamaian di perbatasan. (Pen Yonarhanud 15/DBY)












