“Patroli dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel berjumlah satu peleton dari berbagai pihak. Tim menyusuri jalur-jalur strategis di dalam kawasan, memantau kondisi hutan, dan mendokumentasikan temuan di lapangan”. Lanjut Sertu Fajar.
Hasil patroli teridentifikasi area rawan perambahan yang memerlukan pengawasan lebih lanjut.
Dilakukan edukasi kepada masyarakat di sekitar kawasan tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan.
Kepala polhut Bapak EdwarJosen, S.Hut mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam patroli ini. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga Taman Nasional Betung Kerihun sebagai warisan alam yang harus dilestarikan untuk generasi mendatang.
“Patroli ini merupakan salah satu langkah konkrit dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Dengan dukungan semua pihak, TNBK dapat terus menjadi rumah bagi keanekaragaman hayati yang unik dan penting di dunia”. Tutup Edwar Josen, S.Hut. (Pen Yonzipur 5/ABW)












