Dugaan sementara, api berasal dari hubungan arus pendek listrik pada meteran PLN. Namun untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan oleh pihak kepolisian.
“Untuk motif dan modus masih dalam penyelidikan. Dugaan sementara memang berasal dari korsleting listrik di meteran PLN, namun kami tetap melakukan penyelidikan menyeluruh untuk memastikan penyebab pastinya,” ungkap AKP Hengky B. Siahaan.
Tim yang turun ke lapangan terdiri dari AKP Hengky B. Siahaan, Kanit Reskrim IPDA Bolon Hot Situngkir, S.H., AIPTU Suyut, AIPTU St. Pasaribu, AIPTU A. Ginting, dan AIPDA W. Sijabat. Mereka melakukan pengecekan TKP secara menyeluruh, mengamankan barang bukti berupa dua potongan kayu broti bekas terbakar, serta mencatat keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi.
Dua saksi utama yakni Tri Purnomo (30) dan Suhada (62), warga di sekitar lokasi kejadian, telah dimintai keterangan guna membantu proses penyelidikan yang sedang berjalan.
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk selalu memastikan instalasi listrik di rumah dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah dalam keadaan kosong — karena satu percikan kecil bisa mengakibatkan kerugian yang luar biasa besar.
Laporan anton garingging












