“Kami minta Bupati Rohul turun tangan atasi masalah ini, Bapak adalah pengayom Kami. Ekonomi lagi sulit Pak, mau makan apa Anak anak Kami. Maka, tolong berikan Kami keadilan dan Solusi Pak Bupati, ” teriak Orator aksi mewakili Seluruh peserta aksi Demo. .
Terpantau, tak berselang lama, Demonstran langsung disambut oleh Wakil Bupati (Wabup) Rohul,H. Syafaruddin Poti,SH.,MM. Setelah berdialog dengan perwakilan atau orator aksi, Wabup menyarankan agar 5 Orang perwakilan pendemo masuk Kantor Bupati untuk diskusi /Mediasi.
Setelah Mediasi, Wabub Rohul menyampaikan bahwa permasalahan yang terjadi di PT. MAN Desa Bangun Jaya sudah mendapatkan kesepakatan ; diantaranya Pihak PT MAN akan membangun jalannya sendiri yang akan dibantu dan dikawal oleh pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rohul dalam hal pelepasan lahan agar bebas dari intimidasi dan intervensi dari pihak manapun, termasuk dari pihak Pemdes Bangun Jaya.
Terpisah, Humas PT MAN M.Hafiz mengatakan pasca di semenisasi nya jalan yang dibatasi tonase itu, mengaku bahwa pihak perusahaan mengalami kerugian Rp3 Miliar per harinya.
Setelah mendapatkan jawaban dari Pemkab Rohul, massa aksi sedikit lega dan tenang. Kemudian, Korlap aksi tampak memberikan Komando agar Massa aksi membubarkan diri dengan tertib dan supaya memungut sampah. Terpantau, dari awal hingga akhir aksi berjalan dengan aman, tertib dan lancar (Kondusif) di bawah pengawalan aparat Kepolisian dan SatPol PP Rohul. *(TIM BI)*












