Lanjut , masih dalam rangkaian acara , Don Muzakir Ketua Umum TMI menyampaikan pesan dari Wakil Menteri Pertanian RI yang juga Dewan Pembina Pusat TMI, Mas Sudaryono, yang menyoroti pentingnya mendukung program pertanian di seluruh wilayah Sumatera Utara. Beliau menekankan perlunya membangun basis organisasi yang kuat hingga tingkat desa, dan menekankan penggunaan alat mesin pertanian (alsintan) bantuan pemerintah pusat secara bertanggung jawab.
” Jangan dikasih mesin pertanian lalu dijual belikan, seperti yang lalu lalu ,” imbuh nya .
Baru 1 tahun Presiden Prabowo menjabat menjadi presiden Indonesia , cadangan beras Indonesia di bulog sudah mencapai 5 ton dan program swasembada pangan diharapkan bisa terwujud dalam waktu dekat ini.
Beliau juga menyampaikan pesan dari bapak Prabowo agar kita waspada terhadap ” serakah nomik ” , upaya pemerintah untuk membeli harga gabah yang adil dan tinggi dari petani, tetapi harga beras yang dijual mahal oleh para distributor nakal , yang menuai kontra dikalangan masyarakat kita , tegasnya .
Tani Merdeka Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi simbol, tetapi program dan kinerjanya harus dirasakan langsung oleh petani hingga tingkat desa. Beliau menekankan pentingnya tujuan dan arah yang jelas dalam kerja organisasi, selalu memprioritaskan kesejahteraan rakyat dan petani Indonesia .
Diakhir acara ditutup dengan penandatanganan MOU Tani Merdeka Indonesia Sumatera Utara bersama dengan DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, diwakili Bobby O Zulkarnain selaku Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut .
Dalam pernyataannya, Bobby menyambut baik kolaborasi ini dan berharap Gerindra bisa menjadi jembatan antara petani dan pemerintah kedepannya. *(RI-1/HD)*












