” Di tengah perjalanan korban dari SMK Negeri ini, mereka berpapasan dengan segerombolan pelajar dari SMK PGRI yang juga mengendarai sepeda motor ,” ucapnya
Salah satu pelajar dari gerombolan tersebut melakukan sabetan dengan penggaris besi/mistar berukuran sekitar 50 cm, mengenai jari tangan korban hingga terluka.
Beberapa pelajar dari SMK PGRI berhasil diamankan oleh warga, namun pelaku utama yang melakukan penganiayaan berhasil melarikan diri.
Tim Reskrim Polsek Kalideres segera melakukan pengejaran terhadap pelaku.
Pada 6 Agustus 2024, pelaku berhasil diamankan bersama barang bukti penggaris besi/mistar yang digunakan dalam penganiayaan.
Kini Pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Kalideres untuk dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut tutup Kapolsek.












