Tentang hasil panen, Suandi Pandiangan memberikan gambaran. “Alhamdulillah hasilnya cukup memuaskan. Sekarang kami sedang proses penjemuran dan penggilingan. Setelah kering dan bersih, kami akan koordinasi dengan Polsek Perdagangan untuk penjualan ke BULOG agar harganya stabil dan menguntungkan petani,” ungkap Suandi menjelaskan tahapan pasca panen.
Kapolsek menambahkan bahwa koordinasi dengan BULOG sudah berjalan. “Kami sudah komunikasi dengan BULOG untuk penyerapan hasil panen. Ini penting agar petani mendapat harga yang layak dan tidak dimainkan tengkulak. Target kami, hasil panen ini akan diserap BULOG dengan harga yang menguntungkan petani,” kata IPTU Patar menjelaskan strategi pemasaran.
Program 1 Polisi 1 Ha ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan nasional berbasis anggaran desa tahun 2025. “Ini adalah pilot project di wilayah kami. Kalau berhasil, akan kami replikasi di nagori-nagori lain. Target kami, setiap polsek punya minimal satu lokasi program ketahanan pangan,” ungkap Kapolsek menjelaskan visi ke depan.
Bhabinkamtibmas AIPTU Idris menambahkan bahwa program ini mendapat respons positif dari masyarakat. “Masyarakat sangat antusias. Banyak petani lain yang bertanya dan ingin ikut program serupa. Mereka melihat bahwa polisi tidak hanya bisa menangkap penjahat, tapi juga bisa membantu meningkatkan kesejahteraan,” kata AIPTU Idris dengan bangga.
Suandi Pandiangan sebagai petani pelaksana juga memberikan testimoni positif. “Dengan program ini, kami merasa didampingi dan tidak sendirian. Ada Polsek yang membantu, ada BUMNAG yang mendukung modal. Kami tinggal serius menggarap lahan. Hasilnya juga dijamin ada yang beli. Ini sangat membantu kami,” ungkap Suandi dengan penuh syukur.
Kapolsek Perdagangan menegaskan bahwa kegiatan panen berjalan dengan aman dan kondusif. “Tidak ada kendala sama sekali. Situasi aman, petani senang, hasil memuaskan. Ini adalah bukti bahwa program ketahanan pangan berbasis desa sangat efektif,” kata IPTU Patar.
Di akhir keterangannya, Kapolsek menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat. “Terima kasih kepada BUMNAG Abadi Jaya, Pak Suandi beserta petani, Bhabinkamtibmas kami AIPTU Idris, dan semua pihak yang mendukung. Program ini membuktikan bahwa Polri Promoter, Polri yang tidak hanya menjaga keamanan tapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat,” pungkas IPTU Patar Banjarnahor menutup keterangannya dengan penuh optimisme akan keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah Polsek Perdagangan, Polres Simalungun.
(AG)












