Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH : Kegiatan Media Nasional Selama Pilpres & Pilkada Habis Manis Sepah Di Buang

×

Prof DR KH Sutan Nasomal SH,MH : Kegiatan Media Nasional Selama Pilpres & Pilkada Habis Manis Sepah Di Buang

Sebarkan artikel ini

Dewanusantaranews.com – Jejak rekam Media Nasional tetap menjadi bukti bahwa pentingnya menulis serta mendukung suksesnya Pilpres dan Pilkada dalam pesta demokrasi PEMILU – PILPRES 2024 & PILKADA 2025.

Harapan Media Nasional Online & Cetak bahwa bila telah selesai Pilpres & Pilkada maka akan banyak kemudahan Media Nasional bisa mendapatkan peluang kerjasasama pada setiap wilayah pemerintahan di seluruh Provinsi serta Kota & Kabupaten. (01/03/2025)

Pilpres & Pilkada telah sukses di laksanakan. Walau tidak mendapatkan bayaran PUBLIKASI. Pihak Media Nasional tetap meramaikan jagad maya berita Online atau Cetak mengenai terlaksananya PEMILU NASIONAL dan para pemenang PILPRES 2024 serta PILKADA 2025.

PROF DR KH SUTAN NASOMAL SH,MH sebagai pengamat para MEDIA NASIONAL ONLINE & CETAK menyampaikan kepada semua awak Kuli Tinta Media Nasional. Jangan heran bila para pemenang PEMILU akan meninggalkan para kuli tinta ini. Mereka memang tidak menghargai keringat dan lelahnya serta resiko besar yang ditanggung para kuli tinta.

Baca Juga  Danrem 051/WKT Bersama Aster Kasdam Jaya Laksanakan Panen Raya Padi Demplot Sinar Mentari di Lahan Pertanian Terpadu Wanajaya, Cibitung Kab.Bekasi

Contoh :
Harus merogoh kocek sendiri dalam setiap liputan

Harus merogoh kocek sendiri pada operasional di lapangan

Harus hujan hujanan dan kepanasan dengan perut lapar

Harus menyusun liputan dengan membayar para editor. Membayar internet. Membayar sewa kantor. Membayar staf kantor. Membayar listrik dll

Harus membereskan pekerjaan liputannya selama 24 jam dan tidak boleh SAKIT

Kini para peserta PEMILU yang telah menang, telah memiliki jabatan masing masing dan telah di SUMPAH. Media Nasional juga ramai ramai melakukan liputan dan menulis. Juga tidak ada bayaran pada para kuli tinta ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *