Dalam peninjauan tersebut, Kapolres sempat berdialog langsung dengan warga terdampak dan mendapati bahwa banjir di kawasan tersebut kerap terjadi akibat luapan Sungai Sikam yang menampung air buangan dari kebun PT Bridgestone di Nagori Batu Silangit. Kapolres bersama Camat Dolok Batu Nanggar turut memantau kondisi sungai guna mencari langkah pencegahan agar banjir tidak kembali terulang.
Berdasarkan data yang telah dihimpun sebelumnya, tercatat 150 unit rumah warga terdampak di Kelurahan Serbalawan, 100 unit rumah di Nagori Dolok Kataran, dan 150 unit rumah di Nagori Dolok Meranggir I. Kabar baiknya, dalam bencana banjir yang melanda kawasan tersebut dipastikan tidak ada korban jiwa.
Rangkaian penanganan terus berlanjut hingga sore hari ini, di mana personel Sat Sabhara, Sat Lantas, dan Polsek Dolok Batu Nanggar tetap siaga di lokasi untuk membantu proses pembersihan sisa lumpur serta memastikan pendistribusian bantuan berjalan aman dan tertib.
AKP Verry Purba menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan mulai dari evakuasi, peninjauan Kapolres, hingga distribusi air bersih dan dapur umum ini merupakan bagian dari komitmen Polres Simalungun untuk hadir secara humanis di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah.
“Kami akan terus mendampingi masyarakat hingga seluruh proses pemulihan pascabanjir ini benar-benar tuntas,” ujarnya menambahkan.
Ke depan, personel kepolisian juga dipastikan akan turut mendampingi proses pendistribusian nasi bungkus dari dapur umum kepada warga, guna memberikan rasa aman dan menjaga ketertiban selama proses pembagian bantuan berlangsung di lapangan.
Kegiatan sinergi lintas sektor ini turut melibatkan BPBD, pemerintah kecamatan, serta unsur Forkopimca Dolok Batu Nanggar, sebagai bagian dari upaya bersama mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Simalungun dalam beberapa hari terakhir.
Laporan AG












