Salah satu warga, Ibu Ramlah (45), mengaku banjir ini bukan yang pertama kali mereka alami. “Setiap musim hujan kami selalu was-was. Malam ini alhamdulillah ada polisi dan pemerintah desa yang turun, jadi kami merasa lebih tenang,” ucapnya.
Polsek Taluditi mengimbau warga untuk tetap waspada dan tidak panik. Selain memantau debit air Sungai Malango, aparat juga membantu warga memindahkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi.
Pemerintah kecamatan dan desa berharap adanya perhatian serius dari pemerintah kabupaten maupun provinsi. “Wilayah Taluditi memang langganan banjir. Kami berharap ada solusi jangka panjang agar masyarakat bisa lebih aman,” ungkap perwakilan pemerintah desa.
Hingga berita ini diturunkan, situasi berangsur terkendali, namun aparat kepolisian dan pemerintah setempat masih siaga memantau perkembangan cuaca dan debit air sungai.
( Idrak )












