Yang lebih penting, AKP Wiyanto menekankan kepada para siswa mengenai pentingnya sikap toleransi terhadap sesama dan jauhi tawuran antar pelajar lainnya.
Dalam lingkungan yang beragam seperti sekolah, siswa diingatkan untuk selalu menghormati perbedaan agama, suku, dan budaya.
“Toleransi adalah kunci hidup damai dan harmonis. Jika sejak kecil kalian sudah bisa menanamkan nilai-nilai ini, maka di masa depan kalian akan menjadi pribadi yang mampu hidup berdampingan dengan siapapun,” tambahnya.
Dalam kegiatan yang berlangsung selama beberapa jam tersebut, para siswa tak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak berinteraksi dan bertanya mengenai isu-isu yang mereka hadapi di sekolah.
“Saya jadi lebih tahu kalau bullying itu bisa sangat menyakitkan buat orang lain. Saya mau jadi teman yang baik buat semua orang,” ungkap salah satu siswa l
Kepala Sekolah Yayasan Miftahul Huda, Bapak KH. Rohimin, S.Pd, menyampaikan terima kasih kepada pihak kepolisian, khususnya Polsek Cengkareng, atas kerjasama yang telah terjalin.
“Kami sangat berterima kasih kepada Polsek Cengkareng yang telah memberikan perhatian dan pembinaan kepada anak-anak kami. Sinergi ini sangat penting untuk membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendidik,” tuturnya.












