Rangkaian acara berlangsung khidmat dan penuh semangat. Diawali dengan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan doa bersama, kemudian sambutan hangat dari Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.I.K., S.H., M.M. Puncak acara adalah momen penanaman jagung secara simbolis yang dilakukan bersama-sama oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Simalungun, sebelum ditutup dengan sesi foto bersama.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran lengkap Polres Simalungun, mulai dari Wakapolres KOMPOL Imam Alriyuddin, para Kapolsek, hingga seluruh Kasat fungsi. Hadir pula tokoh-tokoh penting daerah seperti Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf. Gede Agus Dian P, Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, SH, dua camat yakni Camat Tapian Dolok dan Camat Dolok Batunanggar, Kepala Dinas Pertanian Pemkab Simalungun, staf Bulog, BPS Simalungun, hingga 20 orang perwakilan Kelompok Tani Sahabat Ternak yang menjadi garda terdepan ketahanan pangan di wilayah ini.
Polri Hadir untuk Rakyat, Bukan Hanya Jaga Keamanan
“Kami ingin masyarakat melihat bahwa Polri itu dekat dengan rakyat. Kami mendukung program pemerintah dari hulu ke hilir, termasuk urusan pangan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat sehari-hari,” ungkap AKP Verry Purba menutup keterangannya.
Gerakan penanaman jagung serentak ini menjadi sinyal kuat bahwa institusi Polri terus bertransformasi — tidak hanya menjadi penjaga ketertiban, tetapi juga mitra nyata pembangunan bangsa. Di Simalungun, benih jagung yang ditanam hari ini bukan hanya benih tanaman, melainkan benih harapan untuk Indonesia yang lebih mandiri dan berdaulat pangan.
Laporan anton garingging












