“Ini, makan dulu ya Pak. Biar nanti bapak punya tenaga lagi buat jualan,” ucapnya sambil tersenyum.
Bapak penjual sapu itu tak mampu menyembunyikan rasa harunya.
Matanya berkaca-kaca, bukan hanya karena makanan yang diberikan, tetapi juga karena perhatian dan kepedulian yang begitu tulus dari seorang perwira polisi.
Kbo Satlantas Polres Metro Jakarta Barat Akp Sudarmo mengatakan, Aksi kecil yang dilakukan AKP Arif RH mungkin tampak sepele di mata sebagian orang, namun bagi bapak penjual sapu, tindakan itu adalah penyelamat di tengah kesulitan yang dihadapinya.
AKP Arif RH bukan hanya menjalankan tugasnya sebagai polisi, tetapi juga menunjukkan sisi humanis yang jarang terlihat di jalanan kota besar.
” Ia mengingatkan kita semua bahwa di balik seragam, seorang polisi juga adalah manusia yang memiliki empati dan kepedulian terhadap sesama,” ucapnya saat dikonfirmasi, Rabu, 4/9/2024.
Setelah makan, bapak penjual sapu itu tampak lebih segar. Dengan semangat yang baru, ia mengucapkan terima kasih kepada AKP Arif, sebelum kembali melanjutkan perjalanannya.
Sementara itu, AKP Arif kembali ke posisinya, mengatur lalu lintas dengan hati yang lega karena telah meringankan beban sesama manusia, walau hanya sejenak.
Kisah ini menjadi bukti bahwa kebaikan bisa dilakukan di mana saja dan oleh siapa saja, termasuk di tengah kesibukan jalan raya yang padat.
AKP Arif RH telah memberikan contoh nyata bahwa tugas seorang polisi bukan hanya menegakkan hukum, tetapi juga menjadi pelindung dan pengayom masyarakat dalam arti yang sesungguhnya.












