Scroll untuk baca artikel
Deskripsi Gambar Deskripsi Gambar
Berita

Polres Simalungun Imbau Warga Teliti Sebelum Scan QRIS, Waspadai Modus Penipuan Transaksi Digital

×

Polres Simalungun Imbau Warga Teliti Sebelum Scan QRIS, Waspadai Modus Penipuan Transaksi Digital

Sebarkan artikel ini

Simalungun – Dewanusantaranews.com – Di tengah maraknya penggunaan metode pembayaran nontunai berbasis QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, Polres Simalungun Polda Sumatera Utara mengimbau seluruh warga untuk lebih teliti dan waspada sebelum melakukan pemindaian kode QRIS guna menghindari modus penipuan yang kian marak di era digital ini.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada hari Kamis, 18 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

“QRIS memang memudahkan transaksi nontunai secara cepat dan praktis. Namun kemudahan transaksi digital ini harus diiringi dengan kewaspadaan yang tinggi. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih teliti sebelum memindai QRIS agar transaksi tetap aman dan terhindar dari modus penipuan,” ujar AKP Verry Purba.

Baca Juga  Ketua PC F.SPPP-K.SPSI Rohul Hadiri Pesta Adat Pernikahan Asrul Lubis

Menurutnya, perkembangan teknologi pembayaran digital yang pesat membawa konsekuensi tersendiri bagi keamanan bertransaksi. “QRIS telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat, mulai dari berbelanja di pasar, membayar parkir, hingga berdonasi di tempat ibadah. Namun di balik kemudahan ini, para pelaku kejahatan siber juga terus berinovasi mencari celah untuk melakukan penipuan,” ungkap AKP Verry Purba.

AKP Verry Purba menjelaskan beberapa modus penipuan QRIS yang perlu diwaspadai masyarakat. “Salah satu modus yang paling umum adalah penggantian kode QRIS asli dengan kode QRIS palsu milik pelaku penipuan. Kode QRIS palsu ini ditempelkan di atas kode QRIS asli sehingga uang yang dibayarkan justru masuk ke rekening pelaku, bukan ke penerima yang sebenarnya,” ucap Kasi Humas Polres Simalungun.

Baca Juga  PT. Ivomas Tunggal Bersama Tzu Chi Xie Li Lakukan Pengobatan Gratis Bagi 312 Orang Warga Kandis

Lebih lanjut, AKP Verry Purba memaparkan modus lainnya yang kerap terjadi. “Ada juga modus di mana pelaku menyebarkan kode QRIS palsu melalui media sosial atau pesan singkat dengan iming-iming hadiah atau donasi tertentu. Korban yang tidak teliti langsung memindai kode tersebut dan melakukan pembayaran tanpa menyadari bahwa mereka telah tertipu,” ungkap AKP Verry Purba.

AKP Verry Purba memberikan sejumlah tips praktis yang dapat diterapkan masyarakat dalam bertransaksi menggunakan QRIS. “Pertama, selalu periksa nama merchant atau penerima yang muncul di layar ponsel setelah memindai QRIS sebelum menekan tombol bayar. Pastikan nama yang tertera sesuai dengan tempat usaha yang dituju. Jangan langsung konfirmasi pembayaran jika nama penerima terasa asing atau mencurigakan,” tegas AKP Verry Purba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *