Operasi Mantap Praja Toba 2024 tentunya diiringi dengan penguatan strategi komunikasi publik untuk memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, ikut berpartisipasi dalam menjaga stabilitas kamtibmas pada Pilkada 2024, serta agar masyarakat mengetahui berbagai upaya pengamanan yang telah silakukan.
Berdasarkan indeks kerawanan Pilkada 2024, lakukan mapping potensi konflik sosial secara detail dan selesaikan potensi konflik tersebut hingga ke akan masalah. apabila terdapat konflik yang sudah menganggu stabilitas kamtibmas, maka pastikan penggunaan kekuatan dilakukan secara tepat sesuai SOP dengan memegang teguh asas proporsionalitas, legalitas, kuntabilitas serta nesesitas.
Optimalkan preventive strike agar pelaku teror berhasil ditangkap sebelum melancarkan aksinya, sehingga kita bias memastikan tidak ada letupan sekecil apapun pada Pemilukada 2024, Urainya.
*Terkait tindak pinna Pilkada, lakukan koordinasi, dan kolaborasi antar pilar Centra Gakkumdu, agar penanganan pelanggaran serta penyelesaian tindak pidana Pilkada dapat dilakukan secara profesional serta transparan, sehingga mendapatkan legitimasi dari masyarakat”, Pungkasnya.
Giat yang ditandai dengan penyematan pita dihadiri, Bupati Sergai diwakili Drs. Zulfikae, Dandim 0204/DS diwakili Kapten Ind. Abdul Malik, Kajari Sergai diwakili Romel Tarigan, S.H, Ketua KPU Sergai Agusli Matondang, S.H, Ketua Bawaslu Sergai diwakili Handi Gunawan,nPerwakilan masing-masing Parpol,bPara PJU, Para Kapolsek jajaran Polres Sergai OPD Pemkab Sergai, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, dan Tokoh Pemuda.












