Menurutnya, keberhasilan meraih predikat WBK tidak hanya bergantung pada kelengkapan administrasi, namun juga kualitas pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.
“Pelayanan publik, disiplin personel, pengawasan internal, serta inovasi pelayanan menjadi poin penting dalam penilaian Zona Integritas,” ungkapnya.
Dalam kegiatan tersebut, tim penilai juga melakukan evaluasi terhadap pelayanan publik, penanganan pengaduan masyarakat, serta kesiapan personel dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
Kegiatan asistensi dan evaluasi pembangunan Zona Integritas menuju WBK Tahun 2026 di Polres Pohuwato berlangsung aman dan lancar hingga selesai pada pukul 17.00 WITA.
( idrak )












