Tidak hanya menyebarkan nomor darurat, Polres Simalungun juga mengeluarkan imbauan cuaca ekstrem kepada masyarakat. AKP Tukkar Lungun Simamora mengatakan, meningkatnya intensitas hujan disertai angin kencang berpotensi menimbulkan gangguan keselamatan sehingga masyarakat diminta lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan.
Terdapat enam imbauan yang disampaikan. Pertama, masyarakat diminta memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan pemerintah daerah. Kedua, mewaspadai potensi bencana dengan menghindari wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang. Ketiga, mengamankan lingkungan rumah dengan memeriksa atap, saluran air, serta memastikan tidak ada pohon atau benda yang berpotensi tumbang.
Keempat, pengguna jalan diminta berhati-hati dengan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mewaspadai jalan licin dan genangan air. Kelima, masyarakat diminta menghindari area terbuka saat terjadi petir dan angin kencang, serta menjauhi pohon besar dan tiang listrik. Keenam, mengutamakan keselamatan keluarga dengan menyiapkan perlengkapan darurat serta menjaga anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
“Apabila terjadi kejadian darurat di wilayah masing-masing, masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat Polres Simalungun melalui nomor 110,” ucapnya.
AKP Tukkar Lungun Simamora berharap, dengan tersebarnya informasi nomor penting dan imbauan keselamatan tersebut, masyarakat maupun wisatawan semakin siap menghadapi potensi bencana. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan.
“Bersama kita waspada. Polisi bersama masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani,” pungkasnya.
(Red) Miss R












