SIMALUNGUN – Dewanusantaranews.com – Polres Simalungun Polda Sumatera Utara terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana dengan menyebarkan stiker dan selebaran berisi nomor penting tanggap darurat kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan di tengah meningkatnya intensitas hujan disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di wilayah Kabupaten Simalungun.
Kabag Ops Polres Simalungun AKP Tukkar Lungun Simamora, SH, MH., saat dikonfirmasi pada Sabtu (10/10/2026) sekira pukul 18.17 WIB, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Menurutnya, Polres Simalungun berkomitmen tampil berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, yakni melindungi, mengayomi, dan melayani.
“Polres Simalungun melakukan amplifikasi informasi nomor penting tanggap darurat agar masyarakat dapat dengan cepat meminta bantuan ketika terjadi keadaan darurat,” ujar AKP Tukkar Lungun Simamora.
Ia menuturkan, stiker dan selebaran tersebut memuat sejumlah nomor layanan darurat, yakni Call Center Polri 110, Pemadam Kebakaran 113, BNPB 117, Ambulans 119, dan PLN 123. Dengan adanya informasi ini, masyarakat diharapkan tidak kebingungan saat menghadapi kejadian darurat, baik kebakaran, kecelakaan, bencana alam, maupun gangguan kelistrikan.
Stiker dan selebaran itu dipasang di berbagai tempat umum dan fasilitas pelayanan publik. Khusus di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, tepatnya di Kota Wisata Parapat, Kabupaten Simalungun, kegiatan ini dilaksanakan oleh personel Satuan Pamobvit Pariwisata. Mereka mendatangi titik-titik kumpul wisatawan dan ruang publik yang ramai dikunjungi.
“Personel kami menyasar ruang terbuka Pantai Bebas Parapat, Pelabuhan Atsari, Persanggrahan Bungkarno, SPBU, minimarket, perbankan, serta warung makan. Kapal motor yang beroperasi juga tidak luput kami pasangi stiker imbauan nomor darurat ini,” ungkap AKP Tukkar Lungun Simamora.
Selain itu, seluruh hotel, losmen, dan tempat penginapan di wilayah Kota Pariwisata Parapat turut dipasangi stiker imbauan tersebut. Menurutnya, langkah ini penting mengingat Parapat merupakan destinasi wisata yang dikunjungi banyak wisatawan dari berbagai daerah yang belum tentu mengetahui nomor layanan darurat setempat.












